Kompres Gambar dengan Photoshop

by Admin -

Kompres Gambar dengan Photoshop

Sebelum masuk ke tutorial, mungkin dibenak kalian bertanya tanya, kenapa file gambar harus dikompres?

Untuk menjawabnya saya sudah merangkum sedikit alasannya, yang akan dijelaskan dibawah ini.

Kenapa melakukan Kompres Gambar?

Perlu kita ketahui dengan mengkompres gambar, berarti kita melakukan pengurangan ukuran file gambar tersebut. Dengan kata lain kita juga sedang melakukan pengurangan detail kualitas tampilan gambar itu sendiri. Penjelasan lebih mudahnya sih seperti itu.

Melakukan pengkompresan gambar biasa dilakukan ketika kalian hendak ingin mengupload file gambar ke internet supaya tidak menyedot bandwidth internet (hal ini biasa dilakukan oleh kaum fakir kuota seperti saya 😆)

Selain itu mengkompres gambar biasa dilakukan juga untuk optimasi website atau blog agar pada saat orang orang yang mengunjungi website atau blog tersebut tidak merasakan lambat dikarenakan file gambar yang diload besar. Dan ini juga berfungsi untuk menghemat resource memori server (biasanya ini dilakukan pada server hosting sendiri yang minim kapasitas memori).

Sebaliknya, jika gambar digunakan untuk semisalnya percetakan. Saya menyarankan untuk menghindari menggunakan file gambar yang telah dikompres untuk percetakan. Dikarenakan jika kita menggunakan file yang sudah dikompres untuk percetakan maka hasilnya ditakutkan kurang bagus.

Oke, cukup saja disitu penjelasannya mengenai kenapa file gambar harus dikompres. Selanjutnya kita akan melakukan kompres gambarnya.

Sesuai judul Tutorial kita akan menggunakan aplikasi Adobe Photoshop, kenapa memakai aplikasi Adobe Photoshop? Ya! karena populer dikalangan pengguna serta sering banyak digunakan untuk melakukan editing gambar.

Melakukan Kompres Gambar dengan Photoshop

Sebelum melakukan kompres gambar pertama pilih file yang akan kalian kompresi dengan cara klik kanan mouse dan klik Open with -> Adobe Photoshop.

Open with -> Adobe Photoshop

Jika aplikasi Adobe Photoshop tidak muncul, kalian bisa melakukan dengan cara klik Choose another app -> Adobe Photoshop -> OK.

Choose another app -> Adobe Photoshop -> OK

Kemudian tunggulah sampai gambar yang kamu buka, tampil diaplikasi Adobe Photoshop. Jika sudah kalian bisa melakukan kompresi gambar dengan fitur Save for Web nya Photoshop yang dapat dilakukan pada menu File -> Export -> Save for Web (Legacy).

File -> Export -> Save for Web (Legacy)

Pada tahap ini untuk melakukan kompres gambar silahkan kalian ubah ekstensi filenya ke JPEG kenapa ke JPEG? karena biasanya format tersebut memberikan kompresi yang lebih baik. Untuk level kompres pada tutorial ini kita menggunakan HIGH. Kalian juga bisa menggunakan level kompresi lain yaitu Low, Medium, High, Very High, Maximum. Perlu diingat semakin kecil kualitas level kompresinya semakin kecil juga ukuran file gambar dan semakin kurang kualitas tampilan gambarnya.

Kalian juga bisa menggunakan Save for Web untuk mengatur tinggi dan lebar gambar kalian jika ingin diperkecil.

Setelah mengatur kompresi gambar sesuai keinginan, kalian bisa meyimpannya dengan menggunakan tombol Save.

Save for Web

Selanjutnya tentukan Folder untuk menyimpan file dan gantilah nama file gambar hasil kompres tersebut sesuai keinginan, terakhir klik tombol Save lagi.

Save Optimazed As

Beres dan seperti ini hasil dari kompresi gambar tersebut.

Kalian bisa lihat begitu signikan dari ukuran awal sebelum kompresi 1.63 MB dan setelah kompresi menjadi 397 KB dengan menggunakan level kompresi HIGH tanpa mengurangi ukuran dimensi tinggi & lebar.

Hasil Kompres Gambar

Catatan

Bagi kalian yang ingin melihat hasil kompresi secara seksama dan barang kali ingin mendownload gambar yang saya pakai untuk tutorial ini sebagai wallpaper 😄, kalian bisa akses disini.

Perlu kalian ketahui juga Tutorial ini saya lakukan di aplikasi Adobe Photoshop CC 2018 dan memakai sistem operasi Windows 10, jika ada perbedaan kalian bisa menyesuaikannya.

Begitulah Tutorial cara Kompres Gambar dengan Photoshop, jika ada kendala dan pertanyaan kalian bisa tanyakan saja dikolom komentar ya!

Referensi